
Kolektor tanaman hias biasanya menanam bunga kertas di kebun karena tingginya mencapai 1 meter. Namun, Venti Winardiantika, Dody Kastono, dan Sri Trisnowati, periset dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, menanam dalam pot. Mereka memangkas pucuk dan menyemprotkan hormon berbahan aktif paklobutrazol berdosis 2 ml per liter pada pekan ke-5—ke-7 pascasemai. Pehobi dengan mudah mendapatkan hormon seharga Rp3.200 per gram. Aplikasi paklobutrazol dan pemangkasan pucuk memperpendek batang hingga 20 cm. Tinggi tanaman kontrol 63 cm. Jumlah tunas yang muncul setelah perlakuan mencapai 48 tangkai sementara tanaman kontrol hanya 9 tangkai. Hasil perlakuan itu membuat bunga mekar serempak, warna lebih cerah, dan lebih kompak sehingga tampak elok jika hobiis menanam di pot.***
Untuk membaca selanjutnya, silakan login
disini.
0 komentar:
Posting Komentar